Konfigurasi DNS Server pada Cisco Packet Tracer
Apa itu Cisco Packet Tracer?
Cisco Packet Tracer adalah sebuah aplikasi simulasi jaringan yang dikembangkan oleh Cisco Systems. Aplikasi ini dirancang untuk membantu siswa, pengajar, dan profesional dalam memahami konsep jaringan dan menguji konfigurasi perangkat jaringan tanpa memerlukan perangkat keras fisik. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.
Device-device yang terdapat dalam Cisco Packet Tracer diantaranya adalah router, switch, end devices (server, komputer, laptop, Server), dan kabel. Kabel memiliki beberapa jenis, diantaranya adalah kabel straight, kabel cross, dll.
Namun, jika kesulitan dalam menentukan penggunaan kabel, Cisco menyediakan pilihan kabel yang mengotomatisasi penggunaan kabel yang benar sesuai dengan kebutuhan.
Dibawah ini merupakan contoh konfigurasi sederhana dari DNS Server pada Cisco Packet Tracer :
Hal pertama yang harus dilakukan yaitu buka software Cisco Packet Tracer, lalu susun jaringan seperti diatas yang terdiri oleh 1 buah Server, 1 buah Switch, dan 2 buah PC.
Selanjutnya, koneksikan setiap device dengan menggunakan konektor kabel straight, pada Cisco dilambangkan dengan garis hitam untuk kabel straight. Koneksikan Server dengan switch, switch dengan PC0, dan switch dengan PC1 menggunakan kabel straight.
Kemudian, cek apakah lampu pada kabel yang mengkoneksikan antara server dengan switch, switch dengan pc0 dan pc1 sudah berubah warna atau belum.
jika masih berwarna orange, artinya koneksinya masih di proses dan jika sudah berwarna hijau artinya device tersebut berhasil terkoneksi.
Setelah itu masuk ke menu desktop pada server kemudian klik IP configuration untuk membuat IPv4 Address Server dan juga PC.
Untuk membuat domain bisa pilih menu sevices dan pilih DNS, jangan lupa untuk mengaktifkan DNS service terlebih dahulu, lalu buatlah domain yang diinginkan sertakan juga IP Address.
IPv4 Address Server : 192.168.1.1
Subnet Mask : 255.255.255.0
Contoh Domain : agoos.com
IPv4 Address PC0 : 192.168.1.2
Subnet Mask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.1
DNS Server : 192.168.1.1
IPv4 Address PC1 : 192.168.1.3
Subnet Mask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.1
DNS Server : 192.168.1.1
Untuk Gateway dan DNS server, menggunakan IP Address yang sama dengan Server.
Kita juga bisa mengakses DNS tersebut melalui masing-masing PC, dengan pilih menu desktop lalu klik Web browser, kemudian pada bagian URL masukan Domain yang telah dibuat.
Pembahasan lengkapnya bisa disimak melalui video youtube dibawah ini :
https://youtu.be/lNZ55iLUXxs?si=UEhhUDtC8JfEU_I6

.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
Komentar
Posting Komentar